Jakarta (SIB) -Kasubdit Obat Berbahaya Puslabfor Polri AKBP Jaswanto mengatakan efek samping dari narkotika jenis baru golongan satu, metokstamin atau MXE, sangat berbahaya. Bukan hanya menimbulkan rasa bahagia, tetapi dapat membuat penggunanya merasa ingin mengakhiri nyawanya.

Jaswanto mengatakan, sama seperti narkotika jenis lainnya, narkotika berbentuk diamond berwarna cokelat ini juga memiliki efek jangka pendek dan jangka panjang.

Tak jauh berbeda dengan efek samping dari narkotika jenis lainnya, Jaswanto menyebutkan kalau efek jangka pendek menggunakan narkotika, yakni timbulnya perasaan bahagia atau euforia, meningkatkan empati, menimbulkan perasaan damai dan tenang, halusinasi, penglihatan serta perasaan out of body. Namun bukan hanya itu saja, MXE juga dapat menyebabkan penggunanya ingin bunuh diri.

“Efek buruknya yaitu setelah menggunakan zat ini adalah kesulitan berbicara, ada perasaan bingung, cemas, gemetar, mual, muntah, paranoid, dan keinginan bunuh diri. Jadi lebih banyak efek buruknya metokstamin tersebut,” ujar Jaswant, Senin (25/2).

Ia menjelaskan, narkotika baru ini memiliki tiga kandungan zat adiktif, yakni metokstamin, kafein dan ketamin. Tiga kandungan dalam narkotika berbentuk diamond ini yang kemudian menyebabkan efek yang ditimbulkan tersebut sangat beragam.

“Memang dalam tablet warna coklat ini kandungnya tiga macam, yang ketamin termasuk analgesik, kemudian kafein stimulan, nah ditambah yang narkotika. Ditambahkan ini mempunyai efek yang sangat berbeda yaitu efek penggunanya atau waktu timbul efek,” jelasnya.

Ian mengatakan kalau efek dari penggunaan narkotika ini lebih lambat daripada narkotika lainnya. Namun efek tersebut mampu bertahan cukup lama dalam tubuh pengguna tersebut.

“Menipunya efek yang lebih lambat, akan tetapi hilangnya dari dalam tubuh juga lebih lama,” pungkas Jaswanto.

Diketahui, narkotika jenis baru ini berhasil diungkap Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Sebanyak dua tersangka dari sindikat narkotika jaringan Jakarta – Pontianak – Malaysia berhasil diringkus oleh polisi di RS Husada, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Selasa (12/2).

Narkotika berbentuk diamond berwarna coklat ini ditemukan di kediaman tersangka SS yang berada di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Sebanyak 9.000 MXE disita polisi dari kediaman tersangka SS tersebut.

Diketahui, narkotika baru ini dijual di pasaran dengan kisaran harga Rp. 400 ribu – 500 ribu per paket. (PK/l)