Data Kondisi Kasus COVID-19 Per Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara Tanggal 10 juni 2020

Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara

http://sumutcovid19.id/

http://covid19.sumutprov.go.id/

 

KETERANGAN :

PDP : Statusnya sementara, sebelum keluar hasil PCR, Apabila hasil sudah keluar, status PDP otomatis berakhir, berubah menjadi Negatif (-) covid-19 atau Positif (+) Covid-19

Positif : Dinyatakan positif (+) Covid 19, melalui Test Polymerase Chain Reaction (PCR)

Meninggal : Statusnya meninggal, apabila pasien yang meninggal dinyatakan Positif (+) Covid-19

Sembuh : Pasien yang dinyatakan positif (+) Covid 19, kemudian menjalani perawatan dan dinyatakan sembuh oleh Rumah Sakit yang bersangkutan

 

Apa yang harus diketahui?

Apa Itu COVID-19?COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh Novel Coronavirus (2019-nCoV), jenis baru coronavirus yang pada manusia menyebabkan penyakit mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernapasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Pada 11 Februari 2020, World Health Organization (WHO) mengumumkan nama penyakit yang disebabkan 2019-nCov, yaitu Coronavirus Disease (COVID-19).

GejalaGejala umum berupa demam ≥38°C, batuk kering, dan sesak napas. Jika ada orang yang dalam 14 hari sebelum muncul gejala tersebut pernah melakukan perjalanan ke negara terjangkit, atau pernah merawat/kontak erat dengan penderita COVID-19, maka terhadap orang tersebut akan dilakukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut untuk memastikan diagnosisnya.

PenularanSeseorang dapat terinfeksi dari penderita COVID-19. Penyakit ini dapat menyebar melalui tetesan kecil (droplet) dari hidung atau mulut pada saat batuk atau bersin. Droplet tersebut kemudian jatuh pada benda di sekitarnya. Kemudian jika ada orang lain menyentuh benda yang sudah terkontaminasi dengan droplet tersebut, lalu orang itu menyentuh mata, hidung atau mulut (segitiga wajah), maka orang itu dapat terinfeksi COVID-19. Seseorang juga bisa terinfeksi COVID-19 ketika tanpa sengaja menghirup droplet dari penderita. Inilah sebabnya mengapa kita penting untuk menjaga jarak hingga kurang lebih satu meter dari orang yang sakit.