Kabanjahe (SIB): Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sebelumnya lebih tenar disebut Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tersangkut kasus tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terancam dipecat. Sebab, ancaman hukuman dalam kasus KDRT maksimal 5 tahun. Sementara dalam PP No 11 tahun 2017 tentang manajemen ASN, oknum tersebut akan diberhentikan (PTDH) menjadi PNS, bila divonis 2 tahun berkekuatan hukum tetap. Demikian disampaikan Pjs Kepala BKD Kabupaten Karo Mulianta Tarigan melalui Kabid Pembinaan dan Diklat Adil Sitepu di ruang kerjanya Rabu (10/4).

Sumber: Harian Sinar Indonesia Baru (Tanggal Terbit: 11 April 2019, Hal. 10)